
Menguasai Biologi Kelas 1 SMA: Kumpulan Contoh Soal dan Pembahasan untuk Persiapan Ujian
Biologi, ilmu yang mempelajari kehidupan, merupakan salah satu mata pelajaran fundamental di jenjang SMA. Memahami konsep-konsep dasar biologi di kelas 1 adalah kunci untuk keberhasilan di kelas-kelas berikutnya dan bahkan untuk memahami isu-isu global yang berkaitan dengan lingkungan, kesehatan, dan keberlanjutan. Ujian biologi kelas 1 SMA biasanya mencakup materi-materi penting yang menjadi fondasi pemahaman biologi secara keseluruhan.
Persiapan yang matang adalah kunci untuk meraih hasil maksimal dalam ujian. Salah satu cara paling efektif untuk mempersiapkan diri adalah dengan berlatih soal-soal ujian. Dengan memahami pola soal, jenis pertanyaan yang sering muncul, serta menguji pemahaman terhadap konsep-konsep kunci, siswa dapat meningkatkan kepercayaan diri dan performa mereka. Artikel ini akan menyajikan kumpulan contoh soal ujian biologi kelas 1 SMA beserta pembahasannya, yang diharapkan dapat membantu siswa dalam proses belajar dan persiapan ujian.
Cakupan Materi Ujian Biologi Kelas 1 SMA

Materi biologi kelas 1 SMA umumnya berfokus pada pengenalan dasar-dasar kehidupan. Topik-topik yang sering diujikan antara lain:
- Ruang Lingkup Biologi: Pengertian biologi, cabang-cabang biologi, metode ilmiah, dan tingkatan organisasi kehidupan.
- Keanekaragaman Hayati: Pengertian, tingkatan (gen, jenis, ekosistem), taksonomi, dan klasifikasi makhluk hidup.
- Virus: Struktur, reproduksi, peran virus bagi kehidupan, dan penyakit yang disebabkan oleh virus.
- Bakteri: Struktur, cara hidup, reproduksi, peran bakteri bagi kehidupan, dan penyakit yang disebabkan oleh bakteri.
- Protista: Pengertian, klasifikasi (protista mirip tumbuhan, mirip hewan, mirip jamur), dan contoh-contohnya.
- Jamur (Fungi): Ciri-ciri umum, struktur, klasifikasi, reproduksi, peran jamur dalam ekosistem dan kehidupan manusia, serta penyakit yang disebabkan jamur.
- Plantae (Tumbuhan): Ciri-ciri umum, klasifikasi (lumut, paku, berbiji), struktur dan fungsi organ tumbuhan, serta peran tumbuhan bagi kehidupan.
- Animalia (Hewan): Ciri-ciri umum, klasifikasi (invertebrata dan vertebrata), serta contoh-contoh hewan pada setiap kelompok.
Mari kita mulai dengan beberapa contoh soal yang mencakup berbagai topik tersebut.
Contoh Soal dan Pembahasan
Bagian I: Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang paling tepat!
Soal 1: Ruang Lingkup Biologi dan Metode Ilmiah
Seorang peneliti ingin mengetahui pengaruh pupuk NPK terhadap pertumbuhan padi. Ia menanam 100 pohon padi, 50 di antaranya diberi pupuk NPK dan 50 lainnya tidak diberi pupuk. Setelah dua bulan, ia mengukur tinggi rata-rata kedua kelompok padi tersebut. Metode ilmiah yang dilakukan peneliti tersebut diawali dengan tahap…
A. Eksperimen
B. Merumuskan hipotesis
C. Mengamati dan mengidentifikasi masalah
D. Mengumpulkan dan menganalisis data
E. Menarik kesimpulan
Pembahasan:
Metode ilmiah adalah proses sistematis yang digunakan para ilmuwan untuk menyelidiki fenomena, memperoleh pengetahuan baru, atau mengoreksi dan mengintegrasikan pengetahuan sebelumnya. Urutan umum metode ilmiah adalah:
- Pengamatan dan Identifikasi Masalah: Peneliti mengamati fenomena yang menarik perhatiannya dan merumuskan pertanyaan atau masalah yang ingin dipecahkan. Dalam kasus ini, peneliti mengamati pertumbuhan padi dan bertanya-tanya tentang pengaruh pupuk.
- Merumuskan Hipotesis: Hipotesis adalah dugaan sementara yang dirumuskan berdasarkan pengetahuan awal untuk menjawab masalah yang ada.
- Merancang dan Melakukan Eksperimen: Merancang percobaan untuk menguji hipotesis, mengendalikan variabel, dan mengumpulkan data.
- Mengumpulkan dan Menganalisis Data: Mencatat hasil eksperimen dan menganalisis data yang terkumpul.
- Menarik Kesimpulan: Berdasarkan analisis data, peneliti menarik kesimpulan apakah hipotesis diterima atau ditolak.
Dalam soal ini, tindakan pertama yang dilakukan peneliti adalah mengamati pertumbuhan padi dan merumuskan pertanyaan tentang pengaruh pupuk, yang termasuk dalam tahap mengamati dan mengidentifikasi masalah.
Jawaban: C
Soal 2: Tingkatan Organisasi Kehidupan
Susunan tingkatan organisasi kehidupan dari yang paling sederhana hingga yang paling kompleks adalah…
A. Sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, ekosistem, bioma, biosfer
B. Individu, populasi, ekosistem, bioma, biosfer, sel, jaringan, organ, sistem organ
C. Organel, sel, jaringan, organ, sistem organ, individu, populasi, komunitas, ekosistem, bioma, biosfer
D. Jaringan, organ, sistem organ, sel, individu, populasi, ekosistem
E. Sel, individu, populasi, organ, jaringan, sistem organ
Pembahasan:
Tingkatan organisasi kehidupan dalam biologi menggambarkan kompleksitas struktur makhluk hidup, mulai dari unit terkecil hingga skala global. Urutan yang benar dari yang paling sederhana adalah:
- Organel: Komponen sel yang memiliki fungsi spesifik (misalnya mitokondria, inti sel).
- Sel: Unit dasar kehidupan.
- Jaringan: Kumpulan sel serupa yang bekerja sama untuk fungsi tertentu.
- Organ: Kumpulan jaringan yang bekerja sama untuk fungsi yang lebih kompleks.
- Sistem Organ: Kumpulan organ yang bekerja sama untuk fungsi tubuh yang lebih besar.
- Individu: Organisme tunggal.
- Populasi: Sekelompok individu dari spesies yang sama yang hidup di area tertentu.
- Komunitas: Kumpulan populasi dari berbagai spesies yang hidup bersama di suatu area.
- Ekosistem: Interaksi antara komunitas makhluk hidup dengan lingkungan fisiknya.
- Bioma: Kumpulan ekosistem yang memiliki karakteristik iklim dan vegetasi yang serupa di seluruh dunia.
- Biosfer: Totalitas semua ekosistem di Bumi.
Oleh karena itu, pilihan A yang mencakup tingkatan dari sel hingga biosfer secara berurutan adalah yang paling tepat, meskipun tidak mencakup organel. Namun, jika pilihan tersebut lebih lengkap, seperti pilihan C, maka itu akan menjadi jawaban yang lebih akurat. Dalam konteks soal pilihan ganda, kita memilih yang paling sesuai dari opsi yang diberikan. Pilihan A mewakili urutan umum yang sering diajarkan tanpa menyertakan organel.
Jawaban: A (Jika pilihan C tersedia dan lebih lengkap, maka C akan lebih baik. Namun, dengan opsi yang ada, A adalah jawaban yang paling mendekati urutan umum yang diajarkan di SMA).
Soal 3: Keanekaragaman Hayati Tingkat Jenis
Seorang siswa mengamati berbagai jenis burung di taman. Ia menemukan burung pipit, burung gereja, dan burung merpati. Ketiga jenis burung tersebut menunjukkan keanekaragaman hayati tingkat…
A. Gen
B. Jenis
C. Ekosistem
D. Habitat
E. Spesies
Pembahasan:
Keanekaragaman hayati dapat dilihat pada tiga tingkatan:
- Tingkat Gen: Perbedaan genetik di dalam satu spesies, yang menyebabkan variasi antar individu (misalnya, warna bunga mawar yang berbeda, varietas padi yang berbeda).
- Tingkat Jenis (Spesies): Perbedaan antara individu-individu dari spesies yang berbeda. Ini adalah tingkatan keanekaragaman yang paling umum dipahami, di mana kita melihat berbagai macam bentuk kehidupan yang berbeda (misalnya, berbagai jenis kucing, berbagai jenis pohon).
- Tingkat Ekosistem: Keanekaragaman habitat dan komunitas biotik di dalamnya. Ini mencakup berbagai macam ekosistem seperti hutan hujan, padang rumput, gurun, laut.
Dalam soal ini, burung pipit, burung gereja, dan burung merpati adalah contoh dari individu-individu yang berbeda spesies. Oleh karena itu, ini menunjukkan keanekaragaman hayati tingkat jenis (spesies). Istilah "jenis" dan "spesies" sering digunakan secara bergantian dalam konteks ini.
Jawaban: B (atau E, jika E dianggap sebagai sinonim)
Soal 4: Virus
Manakah pernyataan berikut yang PALING TEPAT mengenai virus?
A. Virus adalah organisme seluler yang dapat melakukan metabolisme sendiri.
B. Virus hanya dapat bereproduksi di dalam sel inang yang hidup.
C. Semua virus bersifat patogen dan menyebabkan penyakit pada manusia.
D. Ukuran virus lebih besar daripada bakteri.
E. Virus dapat hidup dan bereproduksi di lingkungan tanpa adanya sel inang.
Pembahasan:
Mari kita analisis setiap pilihan:
A. Salah. Virus bukan organisme seluler dan tidak memiliki organel seluler untuk melakukan metabolisme sendiri. Mereka adalah partikel non-seluler.
B. Benar. Salah satu karakteristik utama virus adalah sifat parasit obligat intraseluler, yang berarti mereka memerlukan sel inang yang hidup untuk bereproduksi. Mereka menggunakan mekanisme sel inang untuk menggandakan materi genetik dan memproduksi protein mereka.
C. Salah. Meskipun banyak virus yang patogen, ada juga virus yang menginfeksi bakteri (bakteriofag) dan memiliki peran dalam ekosistem, atau bahkan digunakan dalam penelitian bioteknologi tanpa menyebabkan penyakit.
D. Salah. Virus umumnya jauh lebih kecil daripada bakteri. Ukuran virus biasanya berkisar antara 20-300 nanometer, sedangkan bakteri berukuran beberapa mikrometer.
E. Salah. Di luar sel inang, virus bersifat inert (tidak aktif) dan tidak dapat bereproduksi.
Jawaban: B
Soal 5: Bakteri
Bakteri memiliki struktur sel yang khas dibandingkan dengan sel eukariotik. Ciri yang membedakan bakteri dari sel eukariotik adalah…
A. Memiliki membran inti yang jelas
B. Memiliki organel bermembran seperti mitokondria
C. Materi genetiknya berupa DNA sirkuler yang terletak di sitoplasma (nukleoid)
D. Memiliki ribosom 80S
E. Memiliki dinding sel yang tersusun atas selulosa
Pembahasan:
Bakteri termasuk dalam kelompok prokariotik, yang memiliki ciri-ciri seluler yang berbeda dengan eukariotik:
A. Salah. Eukariotik memiliki membran inti yang jelas, sedangkan prokariotik (bakteri) tidak memilikinya.
B. Salah. Eukariotik memiliki organel bermembran seperti mitokondria, retikulum endoplasma, badan Golgi, dll. Bakteri tidak memilikinya.
C. Benar. Materi genetik bakteri adalah DNA sirkuler yang tidak terbungkus membran inti, melainkan terletak di daerah sitoplasma yang disebut nukleoid.
D. Salah. Bakteri memiliki ribosom 70S, sedangkan eukariotik memiliki ribosom 80S di sitoplasma.
E. Salah. Dinding sel bakteri umumnya tersusun atas peptidoglikan. Dinding sel tumbuhan tersusun atas selulosa.
Jawaban: C
Soal 6: Protista
Ameba dan paramecium termasuk dalam kelompok Protista. Ciri umum yang dimiliki oleh kedua organisme ini adalah…
A. Multiseluler dan dapat membuat makanannya sendiri
B. Uniseluler, eukariotik, dan heterotrof
C. Uniseluler, prokariotik, dan heterotrof
D. Multiseluler, eukariotik, dan heterotrof
E. Uniseluler, eukariotik, dan autotrof
Pembahasan:
Protista adalah kelompok organisme eukariotik yang sebagian besar uniseluler, tetapi ada juga yang multiseluler sederhana. Mereka sangat beragam, mencakup organisme yang mirip tumbuhan (alga), mirip hewan (protozoa), dan mirip jamur.
- Ameba dan Paramecium adalah contoh protozoa, yang merupakan protista mirip hewan.
- Mereka adalah organisme uniseluler (terdiri dari satu sel).
- Mereka adalah eukariotik (memiliki membran inti dan organel bermembran).
- Mereka adalah heterotrof (tidak dapat membuat makanannya sendiri dan memperoleh nutrisi dari organisme lain atau materi organik).
Mari kita analisis pilihan:
A. Salah. Mereka uniseluler, bukan multiseluler.
B. Benar. Sesuai dengan ciri-ciri ameba dan paramecium.
C. Salah. Mereka eukariotik, bukan prokariotik.
D. Salah. Mereka uniseluler, bukan multiseluler.
E. Salah. Mereka heterotrof, bukan autotrof (meskipun ada protista autotrof seperti alga).
Jawaban: B
Soal 7: Jamur (Fungi)
Jamur memiliki peran penting dalam ekosistem, salah satunya sebagai dekomposer. Ciri khas jamur yang memungkinkannya berperan sebagai dekomposer adalah…
A. Kemampuannya melakukan fotosintesis
B. Struktur tubuh berupa hifa yang bercabang-cabang
C. Kemampuannya menghasilkan spora untuk reproduksi
D. Sifatnya yang parasit pada tumbuhan dan hewan
E. Adanya klorofil dalam selnya
Pembahasan:
Jamur adalah organisme eukariotik heterotrof yang memperoleh nutrisi dengan cara menguraikan materi organik mati.
A. Salah. Jamur tidak melakukan fotosintesis karena tidak memiliki klorofil.
B. Benar. Tubuh jamur sebagian besar tersusun dari benang-benang halus yang disebut hifa. Kumpulan hifa membentuk miselium. Struktur ini sangat efisien dalam menyerap nutrisi dari lingkungan, terutama dari materi organik yang membusuk. Enzim pencernaan dikeluarkan oleh hifa ke substrat, kemudian hasil pencernaan diserap kembali oleh hifa.
C. Salah. Reproduksi dengan spora adalah ciri jamur, tetapi tidak secara langsung menjelaskan perannya sebagai dekomposer.
D. Salah. Meskipun ada jamur parasit, peran dekomposer lebih umum dan utama bagi banyak jenis jamur.
E. Salah. Klorofil hanya dimiliki oleh organisme autotrof (seperti tumbuhan dan alga), bukan jamur.
Jawaban: B
Soal 8: Plantae (Tumbuhan)
Tumbuhan lumut (Bryophyta) memiliki ciri yang membedakannya dari tumbuhan paku (Pteridophyta) dan tumbuhan berbiji (Spermatophyta). Salah satu ciri khas tumbuhan lumut adalah…
A. Memiliki akar, batang, dan daun sejati
B. Memiliki sistem pembuluh angkut (xilem dan floem) yang berkembang baik
C. Siklus hidupnya didominasi oleh fase gametofit
D. Reproduksinya selalu menghasilkan biji
E. Tubuhnya sudah terdiferensiasi menjadi akar, batang, dan daun sejati
Pembahasan:
Perbandingan ciri tumbuhan lumut, paku, dan berbiji:
- Lumut (Bryophyta):
- Belum memiliki akar, batang, dan daun sejati (memiliki struktur yang mirip, yaitu rizoid, cauloid, dan filoid).
- Belum memiliki sistem pembuluh angkut sejati.
- Dominasi fase gametofit (haploid) dalam siklus hidupnya.
- Reproduksi dengan spora, tidak menghasilkan biji.
- Paku (Pteridophyta):
- Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
- Memiliki sistem pembuluh angkut (xilem dan floem).
- Dominasi fase sporofit (diploid) dalam siklus hidupnya.
- Reproduksi dengan spora, tidak menghasilkan biji.
- Tumbuhan Berbiji (Spermatophyta):
- Memiliki akar, batang, dan daun sejati.
- Memiliki sistem pembuluh angkut yang berkembang baik.
- Dominasi fase sporofit.
- Reproduksi menghasilkan biji.
Mari kita analisis pilihan:
A. Salah. Lumut tidak memiliki akar, batang, dan daun sejati.
B. Salah. Lumut tidak memiliki sistem pembuluh angkut sejati.
C. Benar. Fase gametofit (yang menghasilkan gamet) lebih dominan dan terlihat pada tumbuhan lumut.
D. Salah. Tumbuhan lumut bereproduksi dengan spora.
E. Salah. Lumut belum memiliki diferensiasi tubuh menjadi akar, batang, dan daun sejati.
Jawaban: C
Soal 9: Animalia (Hewan)
Hewan yang memiliki kerangka tubuh di luar tubuhnya (eksoskeleton) dan tubuh bersegmen, serta anggota gerak beruas-ruas, umumnya termasuk dalam filum…
A. Chordata
B. Mollusca
C. Echinodermata
D. Arthropoda
E. Annelida
Pembahasan:
Filum-filum utama dalam kingdom Animalia memiliki ciri khas masing-masing:
A. Chordata: Memiliki notokorda (embrio) atau tulang belakang (dewasa).
B. Mollusca: Hewan bertubuh lunak, banyak yang memiliki cangkang (misalnya siput, kerang, cumi-cumi).
C. Echinodermata: Hewan laut dengan simetri radial, kulit berduri (misalnya bintang laut, bulu babi).
D. Arthropoda: Ciri khasnya adalah kerangka luar (eksoskeleton) yang terbuat dari kitin, tubuh bersegmen, dan anggota gerak beruas-ruas. Contohnya serangga, laba-laba, udang, kepiting.
E. Annelida: Cacing bersegmen dengan tubuh yang tidak bercincin sejati (misalnya cacing tanah, lintah).
Soal mendeskripsikan ciri-ciri khas filum Arthropoda.
Jawaban: D
Soal 10: Peran Biologi dalam Kehidupan
Penemuan antibiotik penisilin oleh Alexander Fleming memiliki dampak besar bagi kesehatan manusia. Penemuan ini menunjukkan pentingnya studi biologi dalam…
A. Melestarikan keanekaragaman hayati
B. Mengembangkan teknologi pangan
C. Mengatasi penyakit dan meningkatkan kualitas hidup
D. Memahami proses evolusi
E. Meneliti sumber energi terbarukan
Pembahasan:
Penemuan antibiotik adalah contoh langsung bagaimana pemahaman tentang mikroorganisme (bakteri dan jamur) melalui studi biologi dapat dimanfaatkan untuk melawan penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Ini secara langsung berkontribusi pada pengobatan penyakit, peningkatan kesehatan, dan perpanjangan usia harapan hidup manusia.
A. Kurang tepat. Meskipun biologi berperan dalam pelestarian, penemuan antibiotik bukan fokus utamanya.
B. Kurang tepat. Teknologi pangan lebih berkaitan dengan rekayasa genetika, fermentasi, dll.
C. Benar. Pengobatan penyakit dan peningkatan kualitas hidup adalah manfaat langsung dari penemuan antibiotik.
D. Kurang tepat. Evolusi adalah topik dalam biologi, tetapi penemuan antibiotik tidak secara langsung mengilustrasikan studi evolusi.
E. Kurang tepat. Sumber energi terbarukan lebih berkaitan dengan bioteknologi energi atau konservasi.
Jawaban: C
Bagian II: Uraian Singkat
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan singkat dan jelas!
Soal 11: Jelaskan mengapa virus disebut sebagai organisme parasitisme obligat!
Jawaban: Virus disebut parasitisme obligat karena mereka tidak dapat melakukan aktivitas hidupnya, termasuk bereproduksi, di luar sel inang. Mereka mutlak membutuhkan sel inang yang hidup untuk menggandakan materi genetik dan menyintesis protein mereka sendiri, sehingga mereka hanya bisa hidup dan berkembang biak dengan merugikan inangnya.
Soal 12: Sebutkan dua perbedaan utama antara kingdom Monera dan kingdom Protista!
Jawaban:
- Struktur Sel: Monera tersusun atas sel prokariotik (tidak memiliki membran inti dan organel bermembran), sedangkan Protista tersusun atas sel eukariotik (memiliki membran inti dan organel bermembran).
- Organisasi Tubuh: Monera umumnya uniseluler, sedangkan Protista sebagian besar uniseluler, tetapi ada juga yang multiseluler sederhana.
Soal 13: Jelaskan peran jamur Saccharomyces cerevisiae dalam industri pangan!
Jawaban: Jamur Saccharomyces cerevisiae (ragi roti) berperan penting dalam fermentasi adonan roti dan minuman beralkohol (seperti bir dan anggur). Dalam pembuatan roti, ragi mengonsumsi gula dan menghasilkan gas karbon dioksida (CO2) dan alkohol. Gas CO2 inilah yang membuat adonan mengembang dan menghasilkan tekstur roti yang berongga dan empuk.
Soal 14: Mengapa tumbuhan hijau sangat penting bagi kehidupan di Bumi? Berikan dua alasan!
Jawaban:
- Produsen Oksigen: Melalui proses fotosintesis, tumbuhan hijau menghasilkan oksigen yang vital bagi pernapasan sebagian besar organisme hidup di Bumi.
- Sumber Energi Primer: Tumbuhan hijau merupakan produsen primer dalam rantai makanan. Mereka mengubah energi matahari menjadi energi kimia dalam bentuk glukosa, yang kemudian menjadi sumber energi bagi organisme lain (herbivora, karnivora, omnivora).
Soal 15: Sebutkan tiga kelompok utama dalam klasifikasi hewan vertebrata dan berikan satu contoh untuk masing-masing kelompok!
Jawaban:
- Pisces (Ikan): Contoh: Ikan lele.
- Amfibi: Contoh: Katak.
- Reptil: Contoh: Ular.
- Aves (Burung): Contoh: Ayam.
- Mammalia (Mamalia): Contoh: Kucing.
(Siswa cukup menyebutkan tiga dari lima kelompok di atas beserta contohnya).
Penutup
Contoh soal di atas mencakup berbagai topik penting yang biasa diujikan dalam biologi kelas 1 SMA. Dengan mempelajari dan memahami konsep di balik setiap soal, siswa diharapkan dapat lebih siap menghadapi ujian sesungguhnya. Ingatlah bahwa kunci utama keberhasilan adalah pemahaman konsep yang mendalam, bukan sekadar menghafal. Teruslah berlatih, membaca buku, berdiskusi dengan guru dan teman, serta mencari sumber belajar tambahan. Semoga sukses dalam ujian biologi Anda!